Barusan bikin review ayat - ayat cinta di blog sebelah … males repost, n juga buat mencegah doble posting yang sudah merajalela di blog ini ataupun di sebelah.

Saya mau curhat nih. Jujur saya suka dengan seorang gadis jelita, saking suka nya saya selalu mikirin dia. Tapi sayang sepertinya cinta bertepuk sebelah tangan. Tapi entah kenapa saya masih suka sama dia dan masih ngejar - ngejar dia, lalu sempet terlintas di benak saya, sebenarnya saya itu ngejar dia karena terlalu suka, atau karena memang terobsesi sama dia ? atau saya terlalu suka sehingga menjadi terobsesi ?

Saya terlalu takut berharap tinggi karena takut jatuh nya sakit. Tapi hanya harapan dan cita - cita lah yang ngebuat orang seperti kita hidup.

Tapi apakah harapan dan cita - cita itu kelak menjadi obsesi ? kalau obsesi mengejar cita - cita mungkin okey lah. Ah gak jelas hari ini :))

DSC00272

gara - gara pusing dan bingung mo ngapain akhirnya asal jepret aja ‘my partner in crime’. Buat temen ngerokok sambil nge game, menghilangkan jenuh, ngebuang penat. :D

Lagi pusing nih mau nulis apaan … makanya gak keupdate update blognya … dah mati gaya, n juga lagi siap siap handover mau pindah ke tempat baru….jadi apa ya ?? huauhauhauhauhauha

DISCLAIMER

Review ini dibuat berdasarkan ingatan saya yang terbatas, jadi kemungkinan ada beberapa bagian yang lupa atau kurang jelas, dan kesimpulan pun ada beberapa murni pendapat pribadi saya bukan suatu kelompok atau aliran tertentu. Dan review ini dibuat bukan untuk promosi atau menjelekkan produk tertentu.

A Thousand Splendid Sun adalah novel yang bercerita tentang perang di Afghanistan, khususnya ketika perang saudara berkecamuk di sana. Ceritanya berpusat di dua tokoh Mariam, dan Laila. Mariam adalah seorang anak hasil ‘kecelakaan’ antara ibunya yang bernama Nana dan majikannya yang bernama Jalil, untuk menghindari rasa malu oleh keluarga majikannya, mereka di ungsikan ke sebuah tempat yang terpencil yang jauh dari mana - mana, walaupun setiap hari kamis Jalil selalu datang untuk menjenguk dan membawakan makanan. Ditempat itulah Mariam besar, sampai suatu hari ia mbandel coba jalan sendiri ke rumah Jalil, dan mendapati dirinya tidak diterima di sana. Saat Mariam kembali ke rumahnya, ia mendapati Nana mati bunuh diri. Akhirnya ia tinggal di rumah Jalil, dan terpaksa menikahi seseorang yang tidak ia ingini saat berumur 15 tahun.

(Lalu ???)

Hari jum’at ini, kita lari yuk di Senayan Gelora Bung Karno, kumpul nya jam 7 malem aja di pintu 7 , gak ada acara apa - apa sih , tapi biar sehat aja. Sekali - kali lari di senayan sekalian kopdaran … gimana ? ada yang mau ikut ?

UPDATED!!:

Jum’at nya tanggal 15 February 2008.

Link Terkait:

Blogwalking di Senayan

Yup, setelah Dian Sastro membuat blog sendiri, kini giliran Wulan Guritno dan Maia estianti , maia membuat postingan pertama tanggal nya 2 feb 2008 sedangkan wulan tanggal 6 feb 2008… wah melihat trend ini, sepertinya blog sudah dipakai selain ajang curhat, ajang sharing tapi juga di pakai buat ajang promosi atau upaya mendekatkan diri dengan fans, entah itu film atau pun lagu. Salah ? tidak tentu tidak , di dunia blogsphere hal itu sah - sah saja, karena blog itu adalah hak pribadi sang empu nya blog. Malah menurut saya tulisan - tulisan mereka sangat menarik, kita tahu lebih dalam tentang apa sih yang ada didalam pikiran mereka. Mereka juga rajin nulis ternyata, karena dilihat dari umur blognya dan jumlah postingan nya, contoh nya Wulan, dia dari tanggal 6 feb sampai hari ini udah 13 posting, berarti satu hari bisa dua kali posting, maia dari tanggal 2 feb sampai hari ini juga udah 13 posting, sedangkan dian sastro ? dia mah udah 16 posting dengan catatan beberapa hari blognya down.

Sayang nya kita belum bisa membuktikan mereka asli atau seperti fake steve, belom konfirmasi lewat kopdar, atau ada yang udah pernah kopdar - an sama mereka ?? moga - moga blog tidak menjadi trend sesaat aja seperti yang dikatakan roy suryo .

Hehehe satu orang lagi yang berhasil di racunin dengan Linux :D, trims berat ke 3D Desktop nya linux, dan minimalis nya tampilan Ubuntu. Awalnya cuman pengen ghostbuster ( Baca: mbasmi virus ) kemudian isenk nawarin install Linux yang notabene sedikit jumlah virus nya, jadi lebih tahan terhadap virus, sembari nunjukin Desktop Effect di Linux, n OpenOffice juga sebagai pengganti MS Office, dan akhirnya dia memutuskan untuk install Linux di Laptop nya Dell Inspiron 9100.

Pas mau install sempet ragu juga dengan partisi nya yang NTFS ituh, bisa gak yah di resize di Linux, klo dulu caranya :

  1. Hapus partisi NTFS beserta isinya ( baca: Windows )
  2. Buat dua partisi baru satu primary , dan satu lagi extended . Didalam partisi extended kita buat dua partisi lagi, Ext3 dan Swap.
  3. Install ulang windows
  4. Install Linux

Tapiiii itu dulu, sekarang tahap nya berbeda ternyata, dan saya baru tau bahwasanya kaya gini tuh udah dari Ubuntu Feisty Fawn. Sekarang Caranya lebih simple, kaya gini :

  1. Boot dengan Ubuntu
  2. Pake Gparted buat Resize partisi NTFS
  3. Klik Icon Install yang ada di Desktop
  4. Ikuti semua tahap nya, waktu ada pemilihan partisi, gunakan partisi yang anda buat di Gparted
  5. Tunggu sampai tahap instalasi selesai, dan re-boot, kemudian komputer udah siap di gunakan seperti biasa, gak ada masalah dengan windows nya.

Waktu pertama kali booting ke Linux , teman saya sempet kagum dengan minimalis designnya themes ubuntu, walaupun itu sebenernya themes Human bawaan asli Ubuntu. Dan yang dia kagumi lagi adalah PCMCIA wireless di colok langsung bisa dipake, dan 3D Desktop bisa jalan pake driver bawaan Linux, gak usah pake Restricted Driver dan gak usah nyari - nyari driver lagi. Sayang nya, yang saya install kemarin masih Default Ubuntu bukan BlankOn atau Linux Mint yang di pake Adit jadi kudu di tweak dikit lagi biar bisa denger MP3, atau klo mau lebih extreme lagi, convert semua MP3 ke Ogg Vorbis. Jadi who’s next ?

Repost Dari Sini

Matthew Helmke telah memposting sebuah artikel yang di beri judul “What is the coolest thing you can do using Linux that you can’t do with Windows or on a Mac?

beberapa dari favorite saya :D

8. Have full control over my computer hardware and know that there are no secret back doors in my software, put there by malicious software companies or governments.

8. Saya mempunyai kendali penuh dari perangkat keras di komputer saya, dan tahu bahwasanya tidak ada pintu belakang di dalam perangkat lunak saya, yang di taruh oleh perusahaan perangkat lunak atau pemerintah.

9. Run without using a virus scanner, adware/spyware protection, and not reboot my computer for months, even when I do keep up with all of the latest security updates

9. Berjalan tanpa menggunakan pelacak virus dan perlindungan terhadap adware / spyware. Tidak me-reboot komputer saya berbulan - bulan, bahkan disaat saya sedang melakukan pembaruan untuk keamanan yang termutakhir.

10. Run my computer without needing to defragment my hard drive, ever

10. Berjalan di komputer saya tanpa pernah perlu untuk men-defrag harddisk saya.

21. Use almost any hardware and have a driver for it included with the operating system…eliminating the need to scour the internet to find the hardware manufacturer’s website to locate one

21. Menggunakan hampir semua perangkat keras dan mempunyai ‘driver’ untuk perangkat keras tersebut didalam sistem operasi. Menghilangkan keperluan untuk mencari manufaktur perangkat keras untuk menemukan ‘driver’

Next Page »