Tags

, , , , , , , , , ,

20131115-134402.jpg

Pertama kali ke Korea, hal yang saya cari adalah bagaimana dapetin SIM Card. Tanya temen yang di sini, sebagian besar menjawab tidak tahu, bahkan tidak bisa. Riset di Internet, konon untuk dapet nomor lokal, kita harus mendapatkan Alien Registration Card dahulu.

Setelah riset lagi sana dan sini, dengan sedikit nekat saya datang ke Olleh Square dengan berniat membeli SIM Card. Awalnya dia kebingungan,tapi setelah berusaha menjelaskan apa itu SIM Card, dia baru menyebut USIM. Yah jadi kaya tebak kata gitu deh.

OKE, USIM. Masalah kedua adalah dia bilang saya gak bisa ganti kartu, karena dilihat hape saya yang muncul providernya KT bukan Olleh. Rupanya orang di sini terbiasa dengan HP yang terkunci dengan provider. Setelah susah payah, saya lalu menyebut kata kunci satu lagi yaitu : “Prepaid Plans“.

Lalu dia mengerti, dan saya tinggal memilih top up dan paket internet. Saya memilih pulsa 10000 Won dan Internet 3G 4 GB. Sayangnya ternyata paket yang LTE gak bisa beli pake prepaid. Totalnya, lumayan mahal klo dirupiahin. Sekitar 58400 Won.

Selain Olleh, ada juga Evergreen.co.kr, malah mereka bisa kirim ke hotel. Sayangnya, paketnya lebih mahal daripada Olleh. Internetnya pun terasa konsisten, karena inj 3G speed yang saya dapat sekitar 7.8 Mbps untuk downstream dan 0.7 Mbps untuk upstream. Atau klo mau sekedar dapetin nomor, bisa sewa handphone pas di Incheon, atau bahkan sewa wireless modem juga. Kalau mau internet selain sewa modem, juga bisa beli voucher wifi di Convenience store terdekat. Tapi untuk saya, walaupun wifi di mana mana, masih kurang.

About these ads