Sayang atau Obsesi

Saya mau curhat nih. Jujur saya suka dengan seorang gadis jelita, saking suka nya saya selalu mikirin dia. Tapi sayang sepertinya cinta bertepuk sebelah tangan. Tapi entah kenapa saya masih suka sama dia dan masih ngejar – ngejar dia, lalu sempet terlintas di benak saya, sebenarnya saya itu ngejar dia karena terlalu suka, atau karena memang terobsesi sama dia ? atau saya terlalu suka sehingga menjadi terobsesi ?

Saya terlalu takut berharap tinggi karena takut jatuh nya sakit. Tapi hanya harapan dan cita – cita lah yang ngebuat orang seperti kita hidup.

Tapi apakah harapan dan cita – cita itu kelak menjadi obsesi ? kalau obsesi mengejar cita – cita mungkin okey lah. Ah gak jelas hari ini :))

16 thoughts on “Sayang atau Obsesi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s