Belajar saham di #InvestasiCerdas bersama Mandiri Sekuritas

Sabtu pagi, 8 November 2014 lalu saya belajar mengenai investasi dalam bentuk saham di Bursa Efek Indonesia. Saya memang tertarik dengan saham, tapi tidak tahu harus mulai darimana dan dalam asumsi saya pasti membutuhkan modal berpuluh – puluh juta. Banyak kisah sukses dan banyak juga kisah gagal dalam saham ini.

Saham, apa bedanya dengan Reksadana?. Klo kata mbak Nadira saham, ibarat kita mengemudikan kendaraan kita sendiri. Reksadana ibarat kita menggunakan supir ( dalam hal ini Manajer Investasi ) untuk mengemudikan kendaraan kita. Tapi dua – duanya adalah bentuk investasi.

Mengapa harus berinvestasi di saham? Kenapa tidak ditabung saja dananya? Jawabannya adalah Inflasi. Dana dalam tabungan, nilainya berkurang setiap tahun. Contohnya bila kita punya tabungan seratus juta, tiga tahun yang lalu kita bisa beli rumah atau DP rumah yang lebih besar. Sekarang seratus juta pun tidak mencukupi untuk DP rumah ataupun bisa rumah yang lebih kecil daripada tiga tahun lalu. Bunga di bank tak cukup menahan laju inflasi, tapi investasi di reksadana atau saham bisa, malah bisa profit.

Apakah saham itu berjudi? menurut saya tidak, karena kita tidak mengadu nasib ( Ya, kecuali anda nekad investasi di saham yang anda sendiri gak tau itu apa ). Berinvestasi di saham juga membutuhkan kehati-hatian. Pelajari bener – bener perusahaan yang anda ingin invest. Tips dari mbak Ira adalah untuk tahu lebih baik invest di mana, perhatikan barang – barang yang ada di sekitar kita, dan perhatikan juga trend di pasar kedepannya. Pilih saham yang track recordnya bagus, tidak bersinggungan dengan politik, dan keuangannya juga bagus. Dan temen saya juga nambahin, jangan berinvestasi kemakan isu.

Oh iya, satu alasan lagi mengapa harus berinvestasi. Saat kemarin diceritakan, kalau investasi di Indonesia itu sebagian besar masih orang asing. Lalu efeknya apa? Efeknya adalah ketika mereka panik, kemudian menjual sahamnya, Rupiah juga kena dampaknya. Jadi bermain saham juga menjaga agar Rupiah bisa lebih stabil.

Oke, sekarang gimana caranya berinvestasi saham? Daftar saja ke Sekuritas, klo kemaren saya di Mandiri Sekuritas. Setelah daftar, beberapa hari / minggu kemudian kita dapat akun di situs Mandiri Sekuritas Online Trading, dan beberapa hari setelahnya kita dapat akun di KSEI ( Kustodian Sekuritas Efek Indonesia ) dan TSI ( Tabungan Settlement Investor ). KSEI itu semacam tempat kita menyimpan data saham kita, sedangkan TSI itu virtual account di mana kita bisa menggunakan dana di virtual account untuk transaksi saham. Karena saya daftar di Mandiri Sekuritas, maka saya juga dapet virtual account itu di Mandiri. Untuk pencairannya, bila sesama mandiri maka bisa langsung transfer, jika bukan mandiri maka akan masuk esok harinya. Untuk mulai bertransaksi kita juga harus menyetor 10 juta ( 5 juta untuk mahasiswa ) ke akun TSI. Setelah itu kita bisa langsung bertransaksi

Tertarik? tentunya, jadi mari kita berinvestasi di saham!

2 thoughts on “Belajar saham di #InvestasiCerdas bersama Mandiri Sekuritas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s