Misfit Flash : Fitness tracker harga ekonomis

Untuk entry level fitness tracker, mungkin anda bisa mempertimbangkan Misfit Flash. Misfit flash adalah versi lebih murah daripada produk mereka terdahulu Misfit Shine. Sementara Misfit Shine dibuat dari Anodized Alumunium, Flash dibuat dari Polycarbonate. Flash seperti halnya Shine datang dengan 2 holder. Satu yang bisa dipakai di tangan seperti jam tangan, atau yang clip on, yang bisa dipakai di mana mana.

Continue reading

#KnowledgeIsPower

Keajaiban pengetahuan: Tanpa mata yang melihat dia membikin orang mengetahui luasnya dunia: dan kayanya, dan kedalamannya, dan ketinggiannya, dan kandungannya, dan juga sampar-samparnya. – Pramoedya Ananta Toer, Anak Semua Bangsa

Ilmu Pengetahuan untuk saya selalu mengagumkan. Misalnya saja pendaratan Philae di atas comet. Mengagumkan karena sebenarnya yang menghambat misi tersebut bukan teknologi tapi biaya. Terlebih, pendaratan itu dilakukan dari mission control yang jaraknya berjuta kilo dari Bumi, dan mereka hanya latihan di simulator tanpa tau bentuk comet itu kaya gimana.

Continue reading

Ayat ayat cinta the movie

Ayat Ayat Cinta The Movies

Assalamualaikum Wr Wb

Waktu kemaren jalan-jalan kepuncak, mata saya tertuju pada satu baliho besar yang ternyata adalah iklan dari film ayat-ayat cinta the movie , yang rencana pemutaran perdana nya di tanggal 19 Desember 2007, bagi yang sudah membaca novel nya mungkin sangat menunggu film ini, tapi bagi yang belum membaca novel nya, masih ada waktu koq sampe tanggal 19 Desember 2007

Synopsis

Synopsis yang saya buat mungkin berbeda dari filmnya , karena saya membuat synopsis ini berdasarkan novel dan ingatan saya juga :D.

Film ini bercerita tentang cinta, cinta yang ideal, cinta yang islami. Mungkin sebagian daripada kita menganggap bahwa cinta yang islami itu membosankan karena adegan – adegan yang biasanya ada di film romantis tidak ada di film ini, adegan seperti berpegangan tangan, berpelukan, atau bahkan berciuman. Tapi justru itu daya tarik novel dan film ini, kalau saya pribadi ingin melihat sejauh mana Fedi Nuril dapat memerankan seorang Fahri yang sangat memegang teguh ajaran Islam itu sendiri.

Novel ini berkisah di Mesir, Fahri adalah seorang mahasiswa Al-Azhar yang sedang mengambil S2 di sana. Fahri adalah seorang yang sangat memegang dan mengamalkan ajaran – ajaran Islam. Fahri mempunyai sebuah flat yang di huni bersama oleh teman-teman dari indonesia, mereka mempunyai seorang tetangga yang anaknya bernama Maria (Carissa Putri) . Maria atau Maryam ( menurut dia Maria dan Maryam sama saja artinya ) adalah seorang Kristen Koptik yang sangat tertarik dengan Islam, sangat tertarik sampai ia hapal salah satu ayat Qur’an yaitu Surat Al Maryam, keluarga Maria sangat baik dan akrab dengan Fahri dan kawan-kawannya, menggambarkan toleransi yang besar antara dua umat beragama.

Dan tetangga Fahri yang satu lagi adalah Bahadur, orang mesir asli yang sangat kasar, sehingga orang – orang pun enggan berurusan dengannya , Bahadur mempunyai seorang putri yang berbeda sekali dengan dia, dan selalu menjadi target siksaan Bahadur, namanya Noura (Zaskia Adya Mecca). Siksaan itu berlanjut hingga satu malam Noura di usir oleh Bahadur karena sebab yang tidak jelas. Fahri melihat nya dan merasa sangat iba, kemudian Fahri meminta tolong Maria karena Noura bukanlah muhrim dari Fahri. Maria pun mau menolongnya tapi keluarganya khawatir jika Noura tinggal di rumah mereka, mereka akan mendapat masalah dari Bahadur, untuk menghindari hal tersebut Noura di tempatkan di kost mahasiswi yang salah satu nya bernama Nurul. Setelah usut punya usut ternyata Noura bukanlah anak dari Bahadur, Noura tertukar di rumah sakit tempat ia dilahirkan.

Sewaktu perjalanan menuju pengajian menggunakan metro ( semacam busway di indonesia ), Fahri yang sedang naik metro melihat seorang nenek , seorang pemuda, dan seorang gadis asing yang juga berdiri, sang nenek terlihat sangat kelelahan, karena selain sudah tua, cuaca saat itu sedang panas-panas nya. Dilihatnya tidak ada yang memberinya duduk, lalu tanpa di komando seorang gadis mesir berdiri dan memberinya duduk. Saat ia memberinya duduk, banyak warga Mesir memarahi nya memakinya, tapi kemudian dapat diredam oleh Fahri. Warga mesir itu marah karena mereka sangat membenci Amerika yang telah menindas dan menjajah negara-negara muslim, tapi kemudian sadar kalau perbuatan mereka itu salah, karena tidak sesuai dengan ajaran Islam itu sendiri. Gadis Mesir yang menolong nenek-nenek itu bernama Aisha (Rianti Cartwright).

Fahri adalah pemuda yang sangat perfeksionis, dia sudah mempunyai rencana hidup sampai tujuh tahun kedepan. Suatu hari , salah satu ustadz bertanya padanya, menanyakan tentang rencananya untuk menikah, dan apa pendapat nya jika Fahri di jodohkan dengan seorang wanita. Fahri yang belum mempunyai calon, mengiyakan. Lalu dipertemukanlah Fahri dengan wanita yang telah di siapkan oleh Ustad tersebut, wanita itu adalah Aisha.

Mengetahui Fahri telah menikah, Maria yang diam diam menaruh hati sama Fahri, stress dan jatuh sakit, sakit itu sangat parah sehingga Maria harus dirawat di rumah sakit,dan kejadian tak terduga menimpa Fahri, ia telah dituduh memperkosa Noura. Fahri dimasukkan dalam penjara dan yang menjadi saksi kunci nya adalah Maria. Maria yang sakit setelah tahu bahwa dia adalah saksi kunci kasus tersebut, hadir di persidangan dengan menggunakan kursi roda. Berkat Maria Fahri di nyatakan tidak bersalah, tapi rupanya sakit Maria telah sangat parah sehingga harus dirawat di rumah sakit kembali. Orang tua Maria memohon agar Fahri mau menjenguk Maria agar Maria mempunyai semangat hidup, Fahri menjenguk Maria, tapi karena bukan muhrim dia menolak menyentuh Maria. Setelah beberapa lama akhirnya orang tua Maria meminta Fahri menikahi Maria. Fahri yang telah menikah dengan Aisha, terkejut. Pertama dia menolak karena dia sendiri sudah beristri, Aisha yang mendengar perdebatan itu kemudian membantu orang tua Maria dengan mengijinkan Fahri melakukan Poligami, akhirnya Fahri pun luluh dan mau menikahi Maria. Maria yang mulai siuman , mulai membaik kondisi nya, sampai di dalam mimpinya dia bermimpi melihat pintu pintu surga yang di tutup bagi nya, iya mencari dan terus mencari sambil membaca surat Maryam, sampai pada satu pintu yang terbuka, dia melihat seorang wanita keluar memberikan salam. Maria bertanya siapakah engkau ? lalu wanita tersebut menjawab, “aku adalah surat – surat yang sering kau baca itu, aku adalah Maryam”, Maria lalu meminta ijin untuk memasuki pintu surga itu tapi kemudian Maryam menjawab “maaf aku tidak bisa, pintu pintu ini hanyalah untuk orang yang beriman” dan saat itu lah Maria siuman, saat siuman dilihat lah Fahri di sisinya, kemudian dia meminta agar Fahri menuntun nya dan mengajarinya dua kalimat syahadat, dan kemudian meminta Fahri juga mengajarinya wudhu dan shalat, saat mengambil wudhu itu lah Maria menghembuskan napas terakhirnya.

Kesimpulan

Di kisah yang berakhir sedih ini, Fahri membantu mengingatkan tentang ajaran – ajaran Islam yang mungkin kita lupa, Aisha menggambarkan wanita yang benar – benar mencintai suaminya, tapi juga sangat mengerti ajaran Islam, mereka berdua menggambarkan pasangan hidup yang Islami yang sebagian orang tidak mau menjalankannya , mereka beranggapan bahwa kalau mau menikah calon suami dan istri harus melewati proses perkenalan dulu yang kita kenal dengan pacaran, proses ini sangat panjang sekali bisa memakan waktu hingga 10 tahun. Tapi apakah pacaran selama itu bisa menjamin harmonisasi hidup? bisa menjamin pernikahan yang langgeng ?
Novel ini memperkenalkan kita tentang cara menikah tanpa melalui proses Pacaran, cara – cara yang mampu menjauhkan kita dari dosa – dosa terberat yaitu zinah. Novel ini memperkenalkan cinta cinta yang Islami.

Wassalamualaikum Wr Wb

Laskar Pelangi – Andrea Hirata

Laskar Pelangi Awal dari keinginan membaca buku ini adalah waktu temen bilang have to read bagus banget, sampe akhir nya waktu gajian bisa kebeli juga bukunya 😀 “Laskar Pelangi” karya Andrea Hinata. Konon katanya kisah ini adalah sebuah kenangan masa kecil dari si penulis sendiri.

SD Muhammadiyah

Adalah sebuah SD di kampung belitong, tempat tinggal penulis, dimana keadaan nya sangat mengkhawatirkan, tipikal SD SD yang ada di kampung, hampir tak terawat kecuali memang ada sukarelawan yang mau merawat nya.

Kisah “Laskar Pelangi” di awali dari SD ini, berawal dari penerimaan siswa baru, saat penerimaan siswa baru ini SD tersebut hanya dapat 9 Siswa, kurang satu untuk dapat melanjutkan kegiatan belajar mengajar, orang sana menganggap kalau sekolah hanya menghabiskan biaya, dan waktu, alih alih mengirim anak mereka sekolah , lebih baik jika anak mereka membantu bapak nya untuk menopang biaya sehari hari.

Laskar Pelangi
9 Siswa tersebut adalah ‘Aku’ , Mahar, Lintang, Samson, Sahara, A Kiong , Syahdan, Trapani, dan Harun Kucai . Lalu di detik2 terakhir muncul lah kucai Harun yang mempunyai keterbelakangan mental. Mereka adalah siswa – siswa yang mempunyai kemauan belajar yang cukup tinggi , dan orang tuanya sebenernya berat melepas mereka untuk sekolah. Salah satu yang mempunyai semangat belajar membara adalah Lintang, Lintang adalah seorang anak yang berperawakan pendek , mempunyai mata jernih , dan otak yang cemerlang. Dia harus menempuh sekitar 60 40 Km setiap hari untuk dapat kesekolah, di perjalanan dia dapat bertemu dengan buaya atau menghadapi jalanan yang kurang bersahabat apalagi setelah hujan.

Mereka mendapat julukan laskar pelangi karena mereka suka duduk diatas pohon fillicium
Filicium Decipiens - Fern Tree

Khususnya setelah hujan, mereka kan berlari kesana untuk kemudian memanjat ke dahan pohon tersebut untuk kemudian duduk melihat pelangi.

Pada kisah awal buku ini diceritakan semua sifat yang terlihat dari laskar pelangi ini kecuali Mahar dan Lintang, mereka berdua sangat istimewa dan memerlukan satu bab tersendiri untuk menceritakannya. Lintang adalah anak jenius didikan alam, otak kiri nya seperti tak pernah berhenti untuk mencari tahu dan berpikir, sedangkan Mahar adalah seniman yang berbakat, dia adalah seorang yang sangat berbakat dalam seni. Lintang dan Mahar adalah sepasang jenius yang saling melengkapi.

Lalu kisahnya pun berlanjut saat ‘Aku’ mulai merasakan jatuh cinta pada seorang gadis tionghoa anak pemilik toko kelontong, yang tanpa sengaja berpapasan di toko tersebut saat gadis tersebut tanpa sengaja menjatuhkan kapur yang di beli oleh ‘Aku’, rupanya pertemuan itu adalah sebuah momen penting yang mengubah hidupnya. Setelah beberapa lama berusaha, akhirnya sang gadis yang ternyata bernama A Ling ingin bertemu juga dengan ‘Aku’ di sebuah acara yang bernama ‘Sembahyang Rebut’ walaupun singkat tapi pertemuan itu sangat bermakna, walaupun akhirnya mereka harus di pisahkan karena A Ling harus berangkat ke jakarta untuk menemani bibi nya. Perpisahan itu membawa dampak yang sangat tragis ke dalam kehidupan ‘Aku’ , A Ling hanya menyisakan sebuah buku dan sebuah diary, diary yang berisi puisi yang ‘Aku’ tulis ke A Ling, dan buku yang ditinggal kan A Ling ternyata adalah sebuah obat penawar dari kehancuran hatinya.

Saat beranjak dewasa, laskar pelangi pun bertambah seorang anggota lagi yang bernama Flo. Anak seorang petinggi di daerah itu yang ingin masuk ke SD Kampung karena ingin bertemu dengan Mahar setelah laskar pelangi menyelamatkan nya saat tersesat di hutan. Flo merupakan perempuan kedua setelah Sahara.

Lalu di bab terakhir diceritakan bagaimana nasib nasib laskar pelangi setelah 12 Tahun kemudian. misalkan Sahara yang akhirnya menikah dengan musuh bebuyutannya yang tak lain adalah A Kiong. ‘Aku’ yang hanya menjadi tukang pos yang selalu mendapat shift pagi , atau Lintang yang terpaksa menjadi kuli karena kekurangan biaya dan harus menopang biaya hidup keluarganya.

Kesimpulan

Secara keseluruhan buku ini bagus, karena menceritakan perjuangan laskar pelangi dalam kesederhanaan dan keterbatasan, di SD Kampung yang serba terbatas tersebut mereka mendapatkan tak hanya sekedar pendidikan tapi sebuah pengalaman dan juga kenangan dari masa kecil yang indah. Mereka membuktikan bahwa keterbatasan tidak akan menghalangi pendidikan atau pun kreativitas.

Walaupun terbilang bagus ada beberapa hal yang harus di garis bawahi dari buku ini…

1 . Penggunaan istilah ilmiah dalam cerita ini sangat banyak, membuat kita berpikir bahwa si Penulis adalah seorang sarjana biologi, atau fisika, dan sangat kebarat-baratan

2 . Alur yang loncat2, novel ini mempunyai alur yang sangat susah di tangkap. Kadang si penulis bercerita tentang flashback sedikit kebelakang, dalam flashback itu juga di ceritakan kisah masa depan , dan kemudian tiba2 balik di alur semula.

3. Tokoh utama yang sedikit ambigu, jika di perhatikan secara seksama maka di dalam novel ini tak ada satupun nama dari tokoh utama, selalu dengan sebutan ‘Aku’ atau si Ikal, tapi kemudian di Bab Terakhir si Ikal menjadi orang ketiga. Jika kisah ini adalah kisah nyata, kisah nyata nya siapa ? Mahar kah ? atau si Ikal kah, mungkin akan terjawab di buku kedua.

4. To Good To Be True, khususnya mengenai Lintang, kejeniusan Lintang konon diceritakan sangat berlebihan, di kelas dua saat yang lain masih belajar operasi dasar matematika, lintang sudah dapat menghapal rumus integral dan mampu berpikir out of the box saat di berikan perkalian bilangan ganjil. Dan kejeniusan Mahar masih dapat diterima oleh akal sehat, walaupun masih bingung darimana ia mendapat lagu lagu yang di nyanyikannya sedangkan TV satu satu nya di rumahnya bapak lurah — yang di pakai waktu menonton turnament all England — hanya satu-satu nya , dan dari ceritanya ekonomi mereka sangat terbelakang sehingga untuk membeli sebuat radio transistor dual band saja susah, dan hampir tak mungkin seorang langsung bisa membaca not balok, bahkan Joe Satriani pun ada masa-masa belajarnya. Sedikit susah di bayangkan walaupun masih masuk akal kejeniusan Lintang dan Mahar.

Well segitu aja sih penilaian sayah… gak rugi koq baca buku ini, seengganya bagi saya , buku ini sangat menginspirasikan